Home / Tentang Sabung Ayam / 5 Mitos Ayam Bangkok Putih (Kinantan) Dalam Arena laga

5 Mitos Ayam Bangkok Putih (Kinantan) Dalam Arena laga

Sabung Ayam Online – 5 mitos ayam bangkok putih (kinantan) dalam arena laga. Berbicara tentang katuranggan, ayam bangkok dapat dibedakan menjadi beberapa kelas tertentu berdasarkan warna-warna bulunya. Masing-masing warna diyakini memiliki karakter yang berlainan, salah satu yang paling unik adalah ayam bangkok putih atau yang dikenal dengan ayam kinantan.

Ayam Bangkok Putih (Kinantan)

Ayam bangkok warna putih ini dianggap unik karena selalu dikaitkan dengan mitos yang berbau mistis. Lalu, apa saja mitos-mitos tersebut?  Dalam sajian berikut ini akan dijelaskan secara gamblang mengenai mitos-mitos tersebut.

5 Mitos Ayam Bangkok Putih (Kinantan) Dalam Arena Laga

Ada banyak mitos yang menyertai sejarah perkembangan ayam laga yang berwarna putih ini. Mitos yang ada juga berbeda-beda menurut daerah masing-masing. Berdasarkan pengamatan dalam arena laga diberbagai daerah, mitos-mitos berikut inilah yang paling banyak diyakini mengenai ayam bangkok putih ini.

1. Penolak Bala

Mitos pertama mengenai ayam putih ini berkaitan dengan mistis yaitu sebagai penolak bala. Ayam laga berwarna putih ini apabila dipelihara dirumah diyakini bisa menolak atau menghindarkan segala gangguan halus yang mendekati rumah tersebut dan dapat membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Itulah sebabnya ayam kinantan ini sering dicari dan dipakai oleh paranormal sama seperti hal nya ayam cemani/ayam hitam.

2. Ditakuti Lawan

Walaupun kinantan putih dalam katuranggan ayam berada diurutan terakhir, hal ini bukan berarti ia tidak ditakuti oleh ayam katuranggan lainnya. Kharisma ayam ini justru lebih kuat dibanding ayam klawu, jalak, dan blorok. Hal ini bukan mitos belaka karena dapat dibuktikan, jika ada yang memiliki ayam bangkok putih, boleh didekatkan dengan ayam jenis lainnya. Lihatlah bagaimana reaksi atau gelagat ayam tersebut. Baca juga artikel yang berjudul ” Lima Ciri Khas Ayam Suro Ireng Yang Asli “.

3. Penimbul Kekacauan di Arena

Menurut beberapa penggemar sabung ayam yang berpengalaman, ayam kinantan apabila dibawa ke arena laga bisa menimbulkan kekacauan. Mitos ini berdasarkan pengalaman mereka bahwa ayam kinantan ketika dilagakan akan membuat lawannya lari tunggang langgang (kalah mental), walaupun laga baru dimulai dalam hitungan detik. Situasi ini biasanya membuat para petaruh memanas, bukan ayam saja yang berlaga, tapi kerap sekali para petaruh menjadi saling mengolok yang akhirnya memicu perkelahian antar petaruh. Karena kenyataan inilah, ayam bangkok putih (kinantan) sering tidak diperbolehkan ikut berlaga di arena pertarungan yang besar.

4. Menurunkan Mental

Dalam laganya, ayam putih ini akan bertarung habis-habisan jika berhadapan dengan lawan yang tangguh. Apalagi ketika terkena pukulan lawan yang mengoyak bagian kepala atau badannya sehingga darah mengucur dari luka tersebut dan mengalir mengenai bulu putihnya, karena kontrasnya warna merah darah dengan warna bulunya ini membuat mental tarung lawan turun selamanya dan untuk selanjutnya ayam tersebut tidak akan pernah berlaga dengan ganas lagi.

5. Sulit Dipukul 

Mitos terakhir mengenai ayam ini adalah kewaspadaan dan kejelian dalam menghindari pukulan lawan. Sebenarnya mitos ini muncul karena warna putih pada ayam ini menyilaukan terutama saat dilaga pada pagi hari. Silau dari warna bulunya yang membuat lawan tidak dapat memukul dengan tepat. Seperti yang dikutip oleh situs ayamtempur .com dari beberapa sumber mengenai berita sabung ayam online.

Nah, itulah 5 mitos ayam bangkok putih (kinantan) dalam arena laga walau tidak semuanya benar, oleh karenanya tetaplah bijak dalam menanggapinya. Semoga bermanfaat untuk penggemar sabung ayam.

Check Also

teknik ayam aduan, pukulan, teknik, beruntun, janggut, dongkrak, pukulan satu, pukulan seri, ayam birma, ayam bangkok

Teknik Ayam Aduan Unggulan Juara

Sabung Ayam Online – Teknik Ayam Aduan Unggulan Juara. Sebagai pehobi sabung ayam, para juragan pastinya …

Leave a Reply

Your email address will not be published.